<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>site-melayu.com</title>
	<atom:link href="http://site-melayu.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://site-melayu.com</link>
	<description>This is my Blog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Oct 2011 11:19:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.4</generator>
		<item>
		<title>BP3AKB RIAU LAKUKAN PELATIHAN DI LAPAS</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/bp3akb-riau-lakukan-pelatihan-di-lapas/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/bp3akb-riau-lakukan-pelatihan-di-lapas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:19:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Pekanbaru-Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Riau mengadakan Pelatihan kepada 80 orang narapidana (napi) perempuan di Lembaga Pemasyarakan (lapas) anak Pekanbaru, Riau, Selasa (11/10). Menurut Sumarli, selaku koordinator kegiatan, kegiatan pelatihan ini merupakan agenda tahunan BP3AKB yang bertujuan untuk memberikan pengarahan serta pelajaran dasar terhadap napi perempuan yang ada di lapas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pekanbaru-Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Riau mengadakan Pelatihan kepada 80 orang narapidana (napi) perempuan di Lembaga Pemasyarakan (lapas) anak Pekanbaru, Riau, Selasa (11/10).<br />
<span id="more-251"></span><br />
Menurut Sumarli, selaku koordinator kegiatan, kegiatan pelatihan ini merupakan agenda tahunan BP3AKB yang bertujuan untuk memberikan pengarahan serta pelajaran dasar terhadap napi perempuan yang ada di lapas tersebut. &#8220;Kita lakukan ini supaya mereka memanfaatkan keahlian dan kemampuan yang mereka punya sehingga mereka bisa memanfaatkan sebaik mungkin. Di sini kita mengadakan pelatihan tentang tata rias wajah dan rambut,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sumarli menambahkan, para napi perempuan tersebut sangat menyambut baik acara ini yang diadakan oleh BP3AKB ini. Sehingga peserta yang hadir bertambah dari permintaan, yang semula hanya diminta peserta sebanyak 60 orang, namun ketika acara berlangsung peserta mencapai 80 orang.</p>
<p>&#8220;Mereka sangat antusias dengan acara ini, sehingga jumlah mereka bertambah dari yang kita minta,&#8221; bebernya.</p>
<p>Acara pelatihan kepada napi perempuan ini akan diadakan selama empat hari terhitung dari Selasa (11/10) hingga Jum&#8217;at (15/10). Ia berharap dengan adanya acara ini, saat mereka telah keluar dari lapas, para napi perempuan tersebut bisa mengembangkan apa yang telah dibekali sewatu mereka berada di lapas.</p>
<p>&#8220;kita berharap setelah mereka keluar, mereka akan bekerja dengan baik dengan bekal yang telah kita berikan,&#8221; haranya.</p>
<p>Sementara, Kasi Pembinaan dan Kegiatan lapas kelas anak, Marjohan, menyambut baik dengan diadakan acara ini. Mereka juga berharap kedepan acara serupa berjalan terus dan bisa bermanfaat bagi para napi yang sudah mendapatkan ilmu ini.</p>
<p>&#8220;Semoga kedepan acara serupa terus dilakukan di sini, karena dengan acara seperti ini kita merasa terbantu untuk memberikan pelatihan kepada mereka. Kalau bisa jangan hanya dari BP3KAKB saja, tetapi dari instansi-instansi lain juga melakukan hal yang sama,&#8221; harapnya.(mg5)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/bp3akb-riau-lakukan-pelatihan-di-lapas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bayi Usus Di Luar Umurnya Hanya 10 Hari</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/bayi-usus-di-luar-umurnya-hanya-10-hari/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/bayi-usus-di-luar-umurnya-hanya-10-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:18:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Setelah sempat melihat keindahan dunia di luar kandungan ibunya selama sepuluh hari, Ahmad yang mempunyai beberapa kelainan sejak lahir menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (10/10) pagi di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Ahmad yang lahir sejak, Jum&#8217;at (30/9) yang lalu, mempunyai beberapa kelainan bawaan sejak lahir. Mulai dari kakinya yang panjang sebelah, buah zakarnya belum turun hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU-Setelah sempat melihat keindahan dunia di luar kandungan ibunya selama sepuluh hari, Ahmad yang mempunyai beberapa kelainan sejak lahir menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (10/10) pagi di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.<br />
<span id="more-248"></span><br />
Ahmad yang lahir sejak, Jum&#8217;at (30/9) yang lalu, mempunyai beberapa kelainan bawaan sejak lahir. Mulai dari kakinya yang panjang sebelah, buah zakarnya belum turun hingga ususnya berada di luar rongga tubuh. Keanehan-keanehan sepertinya pesan penting yang hendak disampaikan oleh sang Khaliq, namun sebagai manusia biasa tidak mampu menerjemahkan pesan yang tersirat dari kelahiran putra pertama hasil pernikahan pasangan suami istri (pasutri) Kharisal (20) dengan Yanti (20) yang merupakan warga Desa Tani, Duri Bengkalis tersebut.</p>
<p>Ahmad hanya mampu bertahan lebih kurang sepuluh hari, ia menghembuskan nafasn terakhirnyaya setelah mendapat perawatan di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru selama seminggu. Menurut dokter yang menangani kasusnya ini, dr Tubagus, ketika dikonfirmasi, Senin (10/10), pihak RSUD Arifin Ahmad telah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu Ahmad supaya ia bisa bertahan hidup.</p>
<p>Sejak pertama masuk RSUD kondisi Ahmad sudah mulai kurang baik, ia dalam kondisi hipodermik, kemudian RSUD memperbaiki dan menstabilkan Ahmad, setelah stabil pihak RSUD melakukan penutupan usus tersebut dengan plastik yang steril. Kemudian pihak RSUD juga memulai memasukkan usus Ahmad yang berada di luar rongga perut tersebut hingga 30 persen. Namun, hanya sampai di situ usaha dokter RSUD ini, Ahmad telah dahulu dipanggil untuk menghadap sang pencipta. Beberapa kelainan dan infeksi yang ditimbulkan diduga menjadi penyebab Ahmad tidak bisa bertahan hidup.</p>
<p>&#8220;Ahmad meninggal pada pukul 08.15, faktor utama yang mempengaruhinya karena infeksi dan gangguan pernafasan, serta beberapa elainan-kelainan yang dulu pernah saya beberkan ke media, saat preskon beberapa waktu lalu,&#8221; ujar dr Tubagus.</p>
<p>Pihak keluarga Ahmad terlihat sangat sedih dengan kepergian buah hatinya yang baru berusia 10 hari itu. Kharisal tidak bisa banyak memberikan komentar, ia hanya bisa pasrah kepada takdir. Menurutnya ini merupakan janji putranya, yang hanya ingin melihat dunia selama 10 hari. &#8220;Ini janjinya, hanya sebentar di sini,&#8221; kata Kharisal dengan wajah yang sangat sedih beberapa saat sebelum membawa anaknya pulang untuk disemayamkan.(mg5)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/bayi-usus-di-luar-umurnya-hanya-10-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibanding Jumlah Penduduk Pekanbaru Damkar Kekurangan Armada dan 12 Kendaraan</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/dibanding-jumlah-penduduk-pekanbaru-damkar-kekurangan-armada-dan-12-kendaraan/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/dibanding-jumlah-penduduk-pekanbaru-damkar-kekurangan-armada-dan-12-kendaraan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:18:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Jika dibandingkan jumlah penduduk kota Pekanbaru yang sekarang sekitar 900 ribu jiwa, dinas pemadam kebakaran (damkar) kekurangan mobil pemadam kebakaran sebanyak 12 mobil. Hal ini diungkapkan oleh Zul Azmi, selaku kepala bidang (kabid) pemadaman, ketika ditemui Haluan Riau di kantornya, Selasa (11/10). Zul Azmi mengatakan, idealnya satu mobil pemadam kebakaran untuk menangani masyarakat sebanyak 40 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU-Jika dibandingkan jumlah penduduk kota Pekanbaru yang sekarang sekitar 900 ribu jiwa, dinas pemadam kebakaran (damkar) kekurangan mobil pemadam kebakaran sebanyak 12 mobil.<span id="more-246"></span></p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Zul Azmi, selaku kepala bidang (kabid) pemadaman, ketika ditemui Haluan Riau di kantornya, Selasa (11/10). Zul Azmi mengatakan, idealnya satu mobil pemadam kebakaran untuk menangani masyarakat sebanyak 40 ribu jiwa. Sedangkan jumlah penduduk diperkirakan mencapai 900 ribu jiwa. Untuk itu, damkar seharusnya dilengkapi mobil pemadam kebakaran sekitar 22 mobil yang siap operasi.</p>
<p>&#8220;Kita cuma ada 12 mobil, sedangkan 2 mobil dalam keadaan rusak. Sampai sekarang, hanya 10 mobil yang beroperasi, jumlah ini sangat tidak sesuai dengan banyaknya penduduk,&#8221; katanya.</p>
<p>Ditambahkan lagi, 10 mobil pemadam kebarakan tersebut terbagi di 6 pos yang tersebar. Diantaranya, pos kopat, pos Rumbai, pos Tampan, pos Bukit Raya, tenayan Raya, dan pos Cempaka. Setiap pos hanya dilengkapi dengan 1 mobil pemadam kebakaran dengan beranggotakan 4 orang armada.</p>
<p>&#8220;Setiap pos dilengkapi satu mobil, dengan beranggotakan empat orang armada,&#8221; ungkap Azmi.</p>
<p>Menanggapi masalah armada yang ditugaskan di setiap pos, Azmi mengatakan jumlah tersebut juga sangat kecil. Damkar mengalami kekurangan armada sejak lama, menurutnya seharusnya setiap pos beranggotakan enam orang. Ketika mendapat panggilan, lima anggota berangkat ke tempat kejadian perkara (TKP), sementara satu orang menunggu di pos, jika ada panggilan mendadak. Namun, untuk sekarang setiap pos hanya beranggotakan empat orang, dimana mereka akan berangkat sebanyak 3 orang ke TKP.</p>
<p>&#8220;Satu supir, dua lagi bertugas memadam kebakaran. Jumlah ini sangat tidak sesuai dengan pekerjaan yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Untuk itu, biasanya kita juga meminta bantuan warga sekitar jika ada kebakaran,&#8221; bebernya.</p>
<p>Azmi berharap kedepannya pemerintah kota (pemko) lebih memperhatikan dinas-dinas yang bertugas untuk pelayanan masyarakat banyak. Karena menurutnya, damkar ini merupakan pekerjaan yang sangat membutuhkan banyak peralatan serta armada yang cukup. &#8220;Kita berharap beberapa permintaan kita segera direalisasikan oleh pemko, karena ini merupakan pekerjaan yang berat. Kita harus menyelamatkan hidup masyarakat yang terkena musibah,&#8221; harapnya.(mg5)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/dibanding-jumlah-penduduk-pekanbaru-damkar-kekurangan-armada-dan-12-kendaraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekurangan di POPNAS jadikan PR Untuk Menghadapi PON</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/kekurangan-di-popnas-jadikan-pr-untuk-menghadapi-pon/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/kekurangan-di-popnas-jadikan-pr-untuk-menghadapi-pon/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:17:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Banyak keluhan-keluhan yang keluar dari beberapa pihak terhadap acara Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Riau XI yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Keluhan-keluhan ini keluar karena panitia penyelenggara dinilai kurang dalam melayani peserta. Pada awal pembukaan lalu, pedagang souvenir POPNAS mengeluh karena tidak adanya tenda yang disediakan panitia di Gedung Olahraga Remaja (GOR) di jalan Jenderal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU-Banyak keluhan-keluhan yang keluar dari beberapa pihak terhadap acara Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Riau XI yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Keluhan-keluhan ini keluar karena panitia penyelenggara dinilai kurang dalam melayani peserta.<span id="more-244"></span></p>
<p>Pada awal pembukaan lalu, pedagang souvenir POPNAS mengeluh karena tidak adanya tenda yang disediakan panitia di Gedung Olahraga Remaja (GOR) di jalan Jenderal Sudirman. Sementara itu, Jum&#8217;at (30/9) lalu giliran official Sumatera Utara (sumut) yang melontarkan nada kecewanya kepada panitia penyelenggara POPNAS tahun ini. Official ini mengeluh karena kurangnya transportasi yang disediakan panitia, transportasinya sering terlambat sehingga banyak peserta POPNAS yang menggunakan Angkutan Kota (angkot).</p>
<p>Selain itu, official sumut ini juga mengeluhkan kurangnya tim dokter atau tim kesehatan dan LO khusus peserta. Sedangkan dari peserta sendiri, mereka mengeluhkan jasa cuci pakaian yang tidak tersedia, juga keterlambatan katering ketika hendak makan.</p>
<p>Dari beberapa keluhan-keluhan yang dilontarkan oleh peserta POPNAS, diharapkan kedepannya Riau lebih siap dalam melengkapi kekurangan-kekurangan yang terjadi di POPNAS Riau XI ini. Pekan Olahraga Nasional (PON) diharapkan bisa membangkitkan nama Riau di kancah nasional. Keberhasilan PON ini tentu dengan rasa puas dari peserta, bukan rasa kecewa. Semoga dengan kerja keras Riau untuk melakukan PON di Pekanbaru tahun 2012 nantinya, mendapatkan hasil yang memuaskan dengan meminimalisirkan keluhan-keluhan peserta, karena untuk saat sekarang panita telah mengantongi beberapa PR yang datang dari peserta POPNAS.</p>
<p>PR-PR ini sangat berguna dan bersifat membangun, supaya pelayanan Riau terhadap peserta pada PON tahun 2012 mendatang tidak menuaikan banyak kekecewaan seperti yang terjadi pada POPNAS Riau XI yang baru selesai ini.(mg5)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/kekurangan-di-popnas-jadikan-pr-untuk-menghadapi-pon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terkait Kasus Foto Mesum DPRD di Meranti Adakah Manusia Setengah Dewa Di Meranti</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/terkait-kasus-foto-mesum-dprd-di-meranti-adakah-manusia-setengah-dewa-di-meranti/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/terkait-kasus-foto-mesum-dprd-di-meranti-adakah-manusia-setengah-dewa-di-meranti/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:17:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Pihak penegak hukum kabupaten kepualauan Meranti kembali mendapat tugas untuk mengusut tuntas kasus yang mencoreng citra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang selama ini dibanggakan oleh sebagian besar masyarakat Selatpanjang dan sekitarnya. Ya, salah seorang anggota DPRD di Selatpanjang diduga telah melakukan perbuatan yang seharusnya tidak dilakukan. Perbuatan ini telah mencoreng beberapa instansi yang selama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU-Pihak penegak hukum kabupaten kepualauan Meranti kembali mendapat tugas untuk mengusut tuntas kasus yang mencoreng citra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang selama ini dibanggakan oleh sebagian besar masyarakat Selatpanjang dan sekitarnya.<span id="more-242"></span></p>
<p>Ya, salah seorang anggota DPRD di Selatpanjang diduga telah melakukan perbuatan yang seharusnya tidak dilakukan. Perbuatan ini telah mencoreng beberapa instansi yang selama ini merupakan penaung kedua aktor yang berada di dalam foto mesum yang beredar di Selatpanjang beberapa waktu lalu.</p>
<p>Banyak harapan-harapan dari masyarakat biasa yang dialamatkan kepada semua penegak hukum yang terlibat dalam menyelesaikan kasus ini. Masyarakat awam ini meminta dan berharap agar penegak hukum bisa menegakkan hukum sepertimana yang telah dilakukan penegak hukum di ibukota terkait kasus Ariel Peterpan beberapa bulan yang lalu.</p>
<p>Mereka menilai semua kasus itu sama, dan hukum juga seharusnya tidak dibeda-bedakan. Hukum jangan mengarahkan kepada suatu kepentingan saja. Semua masyarakat meminta hukum itu diberlakukan secara adil. Banyak media yang menyoroti kasus DPRD Meranti ini. Baik media offline, maupun media Online tidak terkecuali beberapa situs jejaring sosial juga mensharekan permasalahan ini. Banyak pula tanggapan-tanggapan miring yang mereka lontarkan kepada DPRD Meranti.</p>
<p>Melihat hasil akhir terhadap beberapa kasus yang ditangani oleh penegak hukum di Ibu Kota, seperti kasus narkoba yang melibatkan sejumlah artis-artis ibukota, meski sudah terbukti mengkonsumsi narkoba, setelah dilakukan test urine, namun ada beberapa selebritis yang sudah mempunyai pamor yang sangat tinggi di mata masyarakat, hanya mendapat hukuman yang ringan, bahkan mereka ada yang hanya di rehabilitasi. Hal ini sangat berbeda dengan hukum narkoba di daerah jika yang tertangkap itu masyarakat biasa, mereka bisa dikenakan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku. Hukuman untuk masyarakat lemah sangat kuat.</p>
<p>Melihat fenomena berat ringannya hukum di Indoneisa, maka masyarakat kembali menuaikan satu persepsi yang berbeda. Masyarakat telah menilai bahwa hukum itu kerasnya kepada masyarakat lemah. Hukum itu meruncing kearah masyarakat biasa. Hukum itu bukan untuk orang yang mempunyai kuasa dan disegani. orang yang berkuasa dan disegani sepertinya berada diatas garis hukum. Hanya sedikit dari mereka yang tersentuh hukum, itupun kadangkala hanya ringan.</p>
<p>Terkait dengan simpang siurnya hukum di negara kita yang tercinta ini, maka selaku putra putri daerah asli kepulauan Meranti meminta agar kasus ini diselesaikan secara adil. Tegakkan hukum di kabupaten yang baru mulai mengukirkan sejarahnya, kabupaten yang harus mendapatkan dukungan-dukungan yang positif, bukan hal-hal negatif yang bisa menjatuhkan karir reputasi kabupaten kepulauan Meranti di mata umum.</p>
<p>Semua pihak yang terlibat dalam menyelesaikan masalah ini, agar dengan sigap dan adil menyelesaikannya secepat mungkin, supaya kedepannya kabupaten kepulauan Meranti yang baru berkembang ini tidak hanya memikirkan masalah yang merugikan waktu dan reputasi kabupaten ini sendiri, melainkan memikirkan hal-hal positif yang bisa mensejahterakan masyarakat umum. Tegakkanlah hukum setegak-tegaknya, jangan pernah pilih kasih dalam menegakkan hukum. Agar kami bisa mengangkat kalian wahai perwakilan kami yang duduk di kursi empuk menjadi manusia setengah dewa. Manusia yang berbudi, berbakti dan disegani.(mg5)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/terkait-kasus-foto-mesum-dprd-di-meranti-adakah-manusia-setengah-dewa-di-meranti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepala Lecet Serta Infeksi Evan Belum Bisa Dioperasi</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/kepala-lecet-serta-infeksi-evan-belum-bisa-dioperasi/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/kepala-lecet-serta-infeksi-evan-belum-bisa-dioperasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:16:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Meski sudah dua minggu terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Pekanbaru, Evan (2) penderita Hydrocephalus (kepala membesar) belum bisa dioperasi. Hal ini dikarenakan di kiri dan kanan kepala Evan mengalami lecet dan infeksi. Menurut Ernida Melza (30) luka di kepala Evan disebabkan Evan terbaring terlalu lama, sehingga kepala yang membesar dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU-Meski sudah dua minggu terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Pekanbaru, Evan (2) penderita Hydrocephalus (kepala membesar) belum bisa dioperasi.<span id="more-240"></span></p>
<p>Hal ini dikarenakan di kiri dan kanan kepala Evan mengalami lecet dan infeksi. Menurut Ernida Melza (30) luka di kepala Evan disebabkan Evan terbaring terlalu lama, sehingga kepala yang membesar dan lembut itu mudah lecet.</p>
<p>&#8220;Kepalanya lecet dan infeksi, dulu di rumah hanya kita rawat secara apa adanya, kita cuci pakai NACL dan betadine,&#8221; kata warga perumahan Pandau Permai jalan Tembusu no 7 Kampar ini kepada Haluan Riau.</p>
<p>Berdasarkan pengamatan Haluan Riau di ruang Cenderawasih II RSUD beberapa waktu lalu, hampir 50 persen kepala evan mengalami luka yang berwarna merah. Sebelah kiri kepalanya terdapat sedikitnya 5 luka yang sampai sekarang belum sembuh.</p>
<p>Melza menambahkan, luka-luka kepala Evan hanya seperti itu, di RSUD juga hanya di cuci dengan menggunakan Genta kemudian dibalut dengan kain kassa.</p>
<p>Untuk saat sekarang Evan belum bisa dioperasi, pihak RSUD baru bisa memberikan perawatan yang seadanya, luka-luka dikepala Evan dicuci sebanyak satu kali setiap harinya, sementara itu penyuntikan antibiotik dilakukan sebanyak dua kali sehari.</p>
<p>Menurut dokter Tondi yang sekarang menangani kasus Evan, mengatakan, Evan akan dioperasi dengan catatan luka lecet dikepalanya sembuh hingga seratus persen. &#8220;Setelah sembuh seratus persen lukanya baru akan kita jadwalkan operasinya,&#8221; kata dr Tondi.</p>
<p>Mendengar pernyataan ini, Junio (32) selaku orang tua Evan hanya bisa berdoa semoga dalam waktu dekat luka-luka lecet di kepala Evan bisa sembuh dan Evan bisa langsung dioperasi. &#8220;Saya kasihan, moga dalam waktu dekat lukanya sembuh dan ia bisa dioperasi,&#8221; harap Junio sambil.(mg5)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/kepala-lecet-serta-infeksi-evan-belum-bisa-dioperasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat Sertijab Eks Camat Sukajadi Tidak Datang Semua Tugas Langsung Diemban Camat Baru</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/saat-sertijab-eks-camat-sukajadi-tidak-datang-semua-tugas-langsung-diemban-camat-baru/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/saat-sertijab-eks-camat-sukajadi-tidak-datang-semua-tugas-langsung-diemban-camat-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:16:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Jum&#8217;at (7/10), terlihat camat baru sedang duduk di ruangan Camat di Kecamatan Sukajadi. Camat baru ini langsung mengambil alih semua tugas camat sebelumnya, meski saat serah terima jabatan (sertijab), Senin (26/9) yang lalu Eks camat Sukajadi tidak hadir. Muflihun, camat baru yang dipercaya walikota untuk mengamban tugas di kecamatan Sukajadi, ketika ditemui Haluan Riau, Jum&#8217;at [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU-Jum&#8217;at (7/10), terlihat camat baru sedang duduk di ruangan Camat di Kecamatan Sukajadi. Camat baru ini langsung mengambil alih semua tugas camat sebelumnya, meski saat serah terima jabatan (sertijab), Senin (26/9) yang lalu Eks camat Sukajadi tidak hadir.<br />
<span id="more-238"></span><br />
Muflihun, camat baru yang dipercaya walikota untuk mengamban tugas di kecamatan Sukajadi, ketika ditemui Haluan Riau, Jum&#8217;at (7/10) pagi mengatakan, ia tidak mau berkomentar lebih jauh masalah mutasi yang dilakukan pemko ini. Namun, menurutnya, ia akan mengikuti prosedur sesuai dengan SK yang dikeluarkan oleh pemko.</p>
<p>&#8220;Sejak sertijab tanggal 26 September kemarin, saya belum pernah bertemu beliau. Saya tetap menjalankan prosedur sesuai dengan SK yang dikeluarkan oleh pemko,&#8221; kata Muflihun kepada Haluan Riau.</p>
<p>Menurut Sartono, selaku ajudan di kecamatan Sukajadi, Eks Camat Sukajadi, Seniwati Hais pernah datang setelah dilakukan sertijab, namun kedatangannya tidaklah lama, ia hanya mengambil gaji.</p>
<p>&#8220;Pernah datang sebentar, hanya mengambil gaji,&#8221; kata Sartono.</p>
<p>Namun, menurut pantauan Haluan Riau beberapa saat di kantor kecamatan Sukajadi, pelayanan demi pelayanan tidak mengalami pengaruh terhadap mutasi ini. Surat-surat telah ditanda tangani oleh sekretaris camat (sekcam) yang baru. Dan hal ini juga diakui oleh Muflihun. Menurutnya, pelayanan dijamin tidak akan terganggu, karena hal ini sudah normal.</p>
<p>&#8220;Menurut saya hal ini sudah normal, pelayanan juga seperti biasa, tidak akan ada gangguan,&#8221; tambahnya.(mg5)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/saat-sertijab-eks-camat-sukajadi-tidak-datang-semua-tugas-langsung-diemban-camat-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>September Tunggakan Pelanggan PLN Menurun</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/september-tunggakan-pelanggan-pln-menurun/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/september-tunggakan-pelanggan-pln-menurun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:15:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Setelah pada bulan Agustus kemarin tunggakan pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pekanbaru mencapai Rp54 miliar, akhirnya pada bulan September 2011 tunggakan pelanggan tersebut sudah berkurang menjadi Rp30 miliar. Hal ini diungkapkan oleh Humas PT PLN Wilayah Riau Cabang Pekanbaru, Darman WD ketika ditemui Haluan Riau, Rabu kemarin. Menurut Darman, tunggakan pelanggan pada bulan September sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU-Setelah pada bulan Agustus kemarin tunggakan pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pekanbaru mencapai Rp54 miliar, akhirnya pada bulan September 2011 tunggakan pelanggan tersebut sudah berkurang menjadi Rp30 miliar.<span id="more-236"></span></p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Humas PT PLN Wilayah Riau Cabang Pekanbaru, Darman WD ketika ditemui Haluan Riau, Rabu kemarin. Menurut Darman, tunggakan pelanggan pada bulan September sudah menurun, ini dikarenakan pada bulan Agustus yang lalu ada pembayaran tunggakan dalam jumlah besar.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah ada pelanggan yang membayar dengan jumlah yang sangat besar, jadi tunggakan untuk bulan September ini menjadi berkurang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Darman menambahkan, dengan adanya kerjasama yang baik antara pihak PLN dengan semua pelanggan, maka dapat dipastikan PLN tidak ada pemadaman bergilir. Juga mengingat untuk saat sekarang, kondisi debit air di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) juga semakin membaik akibat hujan beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>&#8220;Dengan kerjasama yang baik, dipastikan PLN tidak akan ada pemadaman bergilir. Kalaupun nanti ada yang padam, itu dikarenakan kondisi alam bukan tekhnis,&#8221; bebernya.</p>
<p>Darman mengatakan, selain itu PLN juga tidak henti-hentinya menghimbau kepada pelanggan untuk membayar tagihan sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan. Jika tidak mengindahkan itu, maka PLN tidak akan segan memutuskan aliran listrik yang selama ini digunakannya. Ini berlaku untuk semua pelanggan PLN tanpa terkecuali.</p>
<p>&#8220;Semua pelanggan harus mematuhi peraturan yang sudah dibuat sewaktu hendak menggunakan listrik ini. Tanpa terkecuali,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/september-tunggakan-pelanggan-pln-menurun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karena Sakit Azniva Gagal Berangkat</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/karena-sakit-azniva-gagal-berangkat/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/karena-sakit-azniva-gagal-berangkat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:15:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Karena kondisi yang tidak memungkinkan, Azniva Binti Usman gagal berangkat ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Hal ini diungkapkan oleh, Ahmad Riyadi selaku Kasi Haji dan Umroh Kemenag Pekanbaru, ketika ditemui di Masjid Agung Annur Pekanbaru, Kamis (6/10) siang sesaat sebelum Calon Jemaah Haji (CJH) Pekanbaru menuju Bandara Sultan Syarif Kasim [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU-Karena kondisi yang tidak memungkinkan, Azniva Binti Usman gagal berangkat ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.<br />
<span id="more-234"></span><br />
Hal ini diungkapkan oleh, Ahmad Riyadi selaku Kasi Haji dan Umroh Kemenag Pekanbaru, ketika ditemui di Masjid Agung Annur Pekanbaru, Kamis (6/10) siang sesaat sebelum Calon Jemaah Haji (CJH) Pekanbaru menuju Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru untuk berangkat ke Embarkasi Batam.</p>
<p>&#8220;Satu CJH yang gagal berangkat, namun suaminya tetap berangkat. Kita tidak tahu sakitnya apa, yang jelas untuk hari ini tidak bisa berangkat,&#8221; beber Ahmad Riyadi.</p>
<p>Ahmad menambahkan, seharusnya ada sebanyak 445 orang CJH yang berangkat ke Batam, namun karena Azniva tidak jadi berangkat, jumlah CJH yang berangkat menjadi 444 orang. Ahmad mengatakan jamaah yang gagal berangkat sepertinya tidak bisa mengikut Haji pada tahun ini, karena tidak memungkinkan untuk Azniva menyusul ke Embarkasi Batam, namun ia bisa melanjutkan keberangkatannya pada tahun mendatang.</p>
<p>&#8220;Tahun depan baru bisa berangkat, untuk tahun ini sepertinya tidak mungkin lagi,&#8221; tambahnya.</p>
<p>CJH yang berangkat ke Batam, Kamis (6/10) akan menggunakan pesawat Batavia Air dan Sriwijaya Air dengan tiga penerbangan. Dimana CJH yang berangkat menggunakan Batavia akan terbang pada pukul 10.30 WIB Pagi, sementara itu CJH yang menggunakan Sriwijaya Air akan berangkat pada pukul 10.40 WIB dan 13.30 WIB.</p>
<p>&#8220;Mereka yang berangkat hari ini akan menginap semalam di Asrama Haji di Batam, kemudian mereka akan diberangkatkan menuju Jedda Arab Saudi,&#8221; katanya.(mg5)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/karena-sakit-azniva-gagal-berangkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setelah Operasi Kedua Putra Akbar Ceria</title>
		<link>http://site-melayu.com/2011/10/setelah-operasi-kedua-putra-akbar-ceria/</link>
		<comments>http://site-melayu.com/2011/10/setelah-operasi-kedua-putra-akbar-ceria/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 11:14:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adminweb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://site-melayu.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[PEKANBARU-Putra Akbar yang berusia lebih kurang lima bulan yang menderita meningoenchepalitis (pembengkakan di muka), Kamis (6/10) terlihat ceria setelah berhasil menjalani operasi keduanya. Seperti yang diungkapkan oleh Ayu Retno Anjani (20) selaku ibu Putra, ketika ditemui Haluan Riau di ruang PICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad, Kamis (6/10) siang. Ayu mengatakan ia sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PEKANBARU-Putra Akbar yang berusia lebih kurang lima bulan yang menderita meningoenchepalitis (pembengkakan di muka), Kamis (6/10) terlihat ceria setelah berhasil menjalani operasi keduanya.<span id="more-232"></span></p>
<p>Seperti yang diungkapkan oleh Ayu Retno Anjani (20) selaku ibu Putra, ketika ditemui Haluan Riau di ruang PICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad, Kamis (6/10) siang. Ayu mengatakan ia sangat senang melihat anak semata wayangnya sudah bisa leluasa menggerakkan kepalanaya, karena cairan yang membuat wajah Putra membengkak berhasil dikeluarkan oleh tim dokter RSUD saat operasi, Rabu (5/10) kemarin.</p>
<p>&#8220;Senang melihat ia leluasa mengangkat kepalanya. Kalau kemarin kan dia tidak bisa begitu,&#8221; ujar Ayu sambil tersenyum.</p>
<p>Pada operasi kedua ini, tim dokter tidak hanya mengeluarkan cairan yang tinggal di wajah Putra, tim dokter juga membentuk kembali hidung Putra yang rusak karena cairan tersebut. &#8220;Cairan sudah dikeluar semua, sekalian membentuk tulang hidung Putra,&#8221; beber Ayu.</p>
<p>Namun, hingga Kamis (6/10) Ayu belum bisa melihat kondisi lubang hidung Putra, karena masih terbalut perban setelah melakukan operasi kemarin. Namun, menurut Ayu, kondisi lubang hidung Putra tidak seperti anak-anak yang normal lainnya. Hal ini membuat Putra kesulitan dalam bernafas. &#8220;Kasihan kalau melihat dia bernafas, karena lubang hidungnya kecil, hal ini menyebabkan ia sulit bernafas,&#8221; tambah Ayu.</p>
<p>Disamping itu, Ayu beserta keluarga merasa sangat bahagia karena operasi kedua ini berjalan lancar, Ayu tidak bisa menjelaskan apakah ini merupakan operasi terakhir atau ada operasi susulan, karena ia belum mendapatkan keterangan apapun dari dokter yang menangani Putra. &#8220;Kami belum bisa memastikan, yang jelas saya sangat senang, karena kondisi Putra semakin membaik, moga ini yang terakhir dan kami bisa pulang,&#8221; harap Ayu.(mg5)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://site-melayu.com/2011/10/setelah-operasi-kedua-putra-akbar-ceria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

